Honda dan Saitec Kembangkan Baterai dari Magnesium

Kelompok penelitian serta pengembangan (R&D) Honda serta instansi riset Saitec sukses meningkatkan baterai anyar memiliki bahan magnesium, yang lebih efektif daripada baterai lithium-ion. Honda dan Saitec, kata sumber yang tidak menginginkan dijelaskan namanya, merencanakan mengenalkannya dalam satu pertemuan ilmiah di Chiba, Jepang pada bln. depan. Sumber itu juga menyampaikan kalau baterai magnesium itu diproyeksikan untuk di produksi serta di jual mulai 2018 yang akan datang.

Walau demikian, walau Honda ikut bertindak utama dalam riset itu, pemasaran serta penjualan baterai magnesium ini malah bakal diperuntukkan pertama kalinya untuk beberapa produsen smartphone. Tak dimaksud bagaimana, juga kapan Honda akan memakai tehnologi itu untuk kendaraan hari esok mereka. Baterai magnesium hasil kerjasama Honda dengan Saitec bakal bikin cost produksi baterai smartphone drop sampai 96% daripada memakai baterai lithium-ion. Di segi lain, ketahanan, umur, serta keamanan baterai diklaim telah sama juga dengan baterai lithium-ion.

Beberapa peneliti sudah lama mencari langkah untuk meningkatkan baterai magnesium. Pasalnya, baterai ini lebih murah daripada lithium-ion tetapi cepat sekali habis dayanya. Untuk menangani masalah ketahanan baterai, Honda serta Saitec memberi vanadium oksida di kutub negatif serta magnesium di kutub negatif. Senyawa organik juga digabungkan ke baterai itu untuk menghindar magnesium terbakar.

Iklan